Orang Tua Siswa Nilai Program Sekolah Rakyat Beri Dampak Nyata

Orang Tua Siswa Nilai Program Sekolah Rakyat Beri Dampak Nyata

26 Desember 2025 Admin Portal 16 kali dibaca

INFO TEMPO — Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul berdialog dengan orang tua dan siswa Sekolah Rakyat dalam rangkaian acara Doa Bersama Lintas Agama untuk Sumatera yang digelar di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi, Rabu, 24 Desember 2025.

Dalam kesempatan tersebut, para orang tua siswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Prabowo Subianto melalui Mensos Gus Ipul atas hadirnya program Sekolah Rakyat.

Mengawali dialog, Gus Ipul berbincang dengan Rina Rahayu, ibu dari Muhammad Nazril Kurniawan, siswa SRMA 13 Bekasi. Rina menceritakan kesehariannya yang bekerja mencuci dan menyetrika pakaian tetangga demi memenuhi kebutuhan keluarga. Ia juga mengungkapkan perkembangan anaknya yang sebelumnya belum bisa membaca saat pertama masuk Sekolah Rakyat.

“Alhamdulillah, ada kemajuan, sekarang bisa membaca,” ujar Rina.

Rina menyampaikan rasa syukurnya atas keberadaan Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo. Menurutnya, tanpa program tersebut, anaknya tidak akan dapat melanjutkan pendidikan.

“Kepada Bapak Presiden, saya terima kasih atas adanya Sekolah Rakyat, sudah mengubah anak saya jadi pintar,” katanya.

Dalam dialog tersebut, Gus Ipul juga menantang Nazril untuk membaca tulisan yang ditampilkan di layar besar panggung. Dengan lantang, Nazril membaca kalimat “Doa bersama untuk Sumatera”, yang disambut apresiasi hadirin.

Dialog berlanjut dengan Lilis, ibu dari Misfan Nazriel Faturrahman, siswa SRMA 13 Bekasi. Ia mengungkapkan bahwa sejak bersekolah di Sekolah Rakyat, anaknya mendapatkan fasilitas pendidikan yang sebelumnya tidak mampu ia sediakan.

Lilis mengaku berasal dari keluarga kurang mampu dan sempat kesulitan mendukung prestasi anaknya saat mengikuti olimpiade di jenjang SMP karena keterbatasan biaya. Kini, anaknya kembali menorehkan prestasi dengan meraih tiga medali emas pada olimpiade Bahasa Inggris dan fisika.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang sudah mewujudkan cita-cita kami sebagai orang tua yang kurang mampu untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak kami,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Gus Ipul menegaskan bahwa siswa Sekolah Rakyat harus didorong untuk menyelesaikan pendidikan hingga minimal jenjang SMA. Bagi siswa yang memenuhi syarat akademik, pemerintah akan mengawal agar dapat melanjutkan pendidikan ke SMA Garuda, sementara siswa lainnya tetap melanjutkan pendidikan di SMA Sekolah Rakyat.

Setelah lulus SMA, para siswa juga akan mendapatkan pendampingan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang sepenuhnya dibiayai pemerintah. Selain itu, bagi lulusan yang berminat berwirausaha, Sekolah Rakyat akan memberikan pembinaan keterampilan, disertai dengan pemberdayaan orang tua, perbaikan rumah layak huni, keanggotaan koperasi, bantuan sosial, serta kepesertaan BPJS Kesehatan.

Kegiatan Doa Bersama Lintas Agama untuk korban bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Sumatera ini diawali dengan khotmil Quran. Acara juga diisi dengan pidato tiga bahasa oleh siswa Sekolah Rakyat, penampilan paskibraka, paduan suara, serta hadrah yang mencerminkan semangat persatuan dan kepedulian sosial. (*)

Bagikan: